Aku tau, Tuhan Membuka perbuatan buruknya dan memperlihatkan aibnya satu per satu kepadaku, adalah caramu untuk menyelamatkan seumur hidupku dari laki-laki sebejat itu. Kau perlihatkan sedikit demi sedikit apa yang dia sembunyikan dariku, kau tunjukkan juga kepadaku apa yang sebelumnya kau ketahui dan aku tidak, sebagai jalanmu untuk membuatku melepaskan laki-laki yang bahkan tidak pantas untuk disebut manusia itu. Tuhan, aku ikhlas dengan jalanmu mematahkan hatiku. Sungguh, aku bersyukur kau jauhkan aku dari laki-laki seperti dia. Kau selamatkan aku dari penyesalan untuk hidup selamanya bersama dia. Tapi, Tuhan, bukan hanya aku yang tersakiti karena dia. Perasaan orangtuaku, juga perempuan-perempuan lain yang ia permainkan. Aku menahan diri dari mendoakan hal-hal buruk untuknya. Tapi aku ingin dia merasakan akumulasi rasa sakit yang sama seperti orang-orang yang sudah dia buat sakit hati tanpa rasa bersalah. Aku ingin dia juga bisa merasakan kesedihan, kekhawatiran, dan rasa kehilanga...
These are stories and histories of my life.