Skip to main content

Random Post.

Pengen deh sekali-sekali jadi orang yang bener-bener jahat, bener-bener egois. Biar gak usah dikit-ikit mikirin perasaan orang, toh mereka juga gak mikirin perasaan kita gimana. Udah susah-susah ngejaga perasaan orang, tapi mereka gak peduli perasaan kita gimana. Udah mati-matian ngejaga perasaan orang sampe ngorbanin perasaan kita sendiri, tapi orangnya juga gak peduli sama kita. Susah sih kalau udah berurusan sama perasaan. Sensitif.
Pengen deh jadi orang yang pendendam aja, antagonis kayak di sinetron. Biar kalau orang minta maaf dibiarin gitu aja. Gak kayak yang sekarang ini, orang gak pake minta maaf juga kit amah udah maafin, tapi jadinya dimanfaatin. Sampe ngerasa baik sama bego kayak beda tipis gitu.

Pengen deh rasanya gak punya urat malu. Biar gak malu kalau ngerebut pacar orang, contohnya gitu. Hahaha. Biar gak malu juga kalau mau godain (pacar) orang juga. Wk

Tapi sayangnya……….
Kita tetaplah berprinsip untuk selalu mengutamakan perasaan orang lain. Enggak apa-apa kita disakitin sama mereka, yang penting kita gak nyakitin mereka. Enggak apa-apa mereka gak peduli sama perasaan kita, yang penting kita peduli sama mereka. Kalau kita jadi seperti mereka, sama dan gak ada bedanya dong kita kayak mereka. Sama rendahnya. Hewan aja peduli sesama hewan, masa kita gak peduli sesama manusia? Derajat kita aja lebih tinggi daripada hewan😛
Lalu,
Kita tetaplah berprinsip untuk selalu memaafkan orang lain, tanpa harus dimintai maaf, dan walaupun mereka gak mau minta maaf. Enggak apa-apa kalau kita salah mereka gak mau maafin, walaupun kita udah minta maaf setidaknya kita udah usaha. Tapi kita harus selalu bisa memaafkan kesalahan mereka walaupun mereka gak minta. Masa kita mau sok-sokan gak ngasih maaf? Gak tau diri namanya. Kita kan Cuma manusia, Allah aja yang menciptakan manusia maha pengampun kok. Terus apa alasan kita buat gak maafin kesalahan mereka? Hidup lebih ringan tanpa dendam.🙈
Dan,
Kita tetaplah berprinsip untuk tidak mengambil apa yang bukan hak kita. Percaya aja, apa yang kita lakukan saat ini adalah apa yang akan kita dapatkan di kemudian hari. Jadilah rendah hati, tapi jangan membuat diri kita rendah. Mau emangnya apa yang kamu punya diambil orang juga?
Mengutip kalimat seorang guru. Kita barang etalase, bukan barang obralan, iya kan? Kita mahal. Jadi gak ada ceritanya menjadi murah dengan godain (pacar) orang atau mau aja digodain. Jadi orang yang pemalu bukan suatu masalah kok, biar kita malu ketika melakukan kesalahan atau kejahatan jadinya gak diulang lagi untuk kesekian kalinya. Hehe.

Hidup harus berprinsip kan? Itu (beberapa) prinsip ku. Kamu?
Jangan lupa bahagia semua💕

Auliadnr

Popular posts from this blog

Pelangi Setelah Hujan

Haiii,  sudah lama sekali aku tidak menulis, sampai rasanya hampir lupa bagaimana caranya merangkai kata. Tapi kali ini aku ingin menyimpan cerita ini –agar suatu hari nanti, mungkin bertahun-tahun dari sekarang, aku masih bisa kembali membacanya dan mengingat perjalanan ini. Beberapa tahun terakhir terasa seperti rangkaian kehilangan yang datang tanpa jeda. Satu per satu orang yang begitu dekat dalam hidupku pergi –Papa, seseorang yang pernah kucintai, juga beberapa teman yang dulu terasa begitu berarti. Semuanya terjadi hampir bersamaan, seolah hidup tiba-tiba menarik begitu banyak hal dariku sekaligus. Tapi yang paling sulit adalah ketika Papa pergi. Sampai sekarang pun, rasanya masih sulit dijelaskan. Ada ruang kosong yang tidak pernah benar-benar bisa terisi lagi. Aku sering bertanya-tanya bagaimana seharusnya aku menjalani hidup setelah itu. Rasa rindu datang hampir setiap saat –tiba-tiba saja muncul di tengah hari yang biasa. Tapi yang bisa kulakukan hanya mendoakan, karena ...

Last October

Aku selalu berharap bisa bersamamu seterusnya, sama seperti Sore yg akan selalu memilih Jo lagi dan lagi, begitupun kamu, akan selalu ada kesempatan untukmu lagi dan lagi, tidak pernah ada lelah untuk terus memilihmu. Tapi kalau takdir dan kamu memilih orang lain untuk bersama, aku bisa apa?

Apoteker Cilik 2016

Hulla, Let me tell you about our final project, jadi final project kita itu adalah apoteker cilik, apcil sendiri sebagai pelengkap rangkaian kaderisasi jurusan farmasi. Setelah melewati rangkaian kaderisasi dari awal berupa opak, terus LK1, dilanjut Farmasi Gathering dan terakhir Apoteker Cilik. Apoteker cilik sebagai final project ini baru diadain lagi setelah dua tahun vakum. Jadi di angkatan 2014 & 2015 itu enggak ada Apcil, terakhir ada di 2013, dan tahun ini kita kebagian diadain lagi apcil ini. Waktu kumpul di forum(?) gatau apa namanya, pokoknya ada agenda setiap rabu "duduk bareng kader ber7an", di situ dibahas kalau kita udah harus mulai bentuk panitia buat apcil itu, nah akhirnya kita ngumpul tuh di balkon seangkatan selesai kuliah, dipilih deh tuh ketuanya siapa pake Voting, terus sama wakilnya juga. Terus terpilih deh Fadi sebagai Ketua Pelaksana dan Sari wakilnya. Terus si Fadi milih Bendahara dan Sekretaris seenak telunjuknya aja😂 wkwk hasil ...