Skip to main content

Berorganisasi


Saya orang yang apatis, terhadap organisasi dan kegiatannya. Dari kelas tujuh sampai kelas duabelas tidak satupun organisasi saya ikuti. Pernah ikut, lalu selesai di tengah jalan. Saya cuek, saya tidak ingin di kenal, karena menurut saya dikenal oleh teman-teman saya saja rasanya sudah cukup. Saya tipikal orang yang sangat study oriented pada masa itu, dan tidak peduli dengan kemampuan bersosialisasi dan berorganisasi saya. Kalau anda menganggap saya sebagai orang yang hanya bisa berkomentar tanpa berkontribusi, anda salah. Saya tidak suka berkomentar, selagi hal tersebut tidak merugikan saya, terserah. Saya terlalu apatis untuk ikut mengomentari.

Beralih ke jenjang yang lebih tinggi entah kenapa saya justru mencoba untuk menjadi bagian organisasi sefakultas, bukan lagi jurusan. Terlihat nekat memang karena saya tidak memiliki latar belakang organisasi sama sekali, namun nyatanya saya mampu mengalahkan ratusan pendaftar lainnya. Ajaib kan? Awalnya saya sempat berpikiran kalau saya tidak akan betah berada di sana. Ternyata salah. Saya sangat menikmati tiap waktu yang saya habiskan di sana, membuatnya menjadi prioritas pertama dan utama saya. Tidak tahu sudah berapa banyak mata kuliah yang saya tinggalkan demi mendahulukan kepentingan organisasi, dan tidak ingin tahu, hal yang tidak akan pernah saya lakukan dulu. Ingat? Dulu saya sangat study oriented, ranking dan nilai sangat saya perhatikan tapi rasanya saya tidak sebebas dan selepas ini. Mengemukakan pendapat pun saya tidak ingin, atau tidak berani? Saya lebih nyaman berbincang melalui tulisan daripada lisan. Banyak hal yang ingin saya ungkapkan, namun berakhir dengan dipendam sendiri.

Saya merasa lebih bahagia. Saya belajar berbicara melalui organisasi, belajar menentukan prioritas, belajar manajemen waktu dan bersosialisasi, juga belajar menerima berbagai perbedaan karakter manusia dan mengendalikan emosi juga meredam ego sendiri. Akhirnya dari organisasi saya menyadari betapa menyenangkannya memiliki banyak rekan dari berbagai program studi. Mendapat banyak ilmu juga pelajaran dan manfaat yang banyak sekali. Akhirnya saya menyadari betapa pentingnya melatih soft skill, karena kuliah bukan melulu soal menjunjung tinggi nilai akademik.


Auliadnr

Popular posts from this blog

Pelangi Setelah Hujan

Haiii,  sudah lama sekali aku tidak menulis, sampai rasanya hampir lupa bagaimana caranya merangkai kata. Tapi kali ini aku ingin menyimpan cerita ini –agar suatu hari nanti, mungkin bertahun-tahun dari sekarang, aku masih bisa kembali membacanya dan mengingat perjalanan ini. Beberapa tahun terakhir terasa seperti rangkaian kehilangan yang datang tanpa jeda. Satu per satu orang yang begitu dekat dalam hidupku pergi –Papa, seseorang yang pernah kucintai, juga beberapa teman yang dulu terasa begitu berarti. Semuanya terjadi hampir bersamaan, seolah hidup tiba-tiba menarik begitu banyak hal dariku sekaligus. Tapi yang paling sulit adalah ketika Papa pergi. Sampai sekarang pun, rasanya masih sulit dijelaskan. Ada ruang kosong yang tidak pernah benar-benar bisa terisi lagi. Aku sering bertanya-tanya bagaimana seharusnya aku menjalani hidup setelah itu. Rasa rindu datang hampir setiap saat –tiba-tiba saja muncul di tengah hari yang biasa. Tapi yang bisa kulakukan hanya mendoakan, karena ...

Last October

Aku selalu berharap bisa bersamamu seterusnya, sama seperti Sore yg akan selalu memilih Jo lagi dan lagi, begitupun kamu, akan selalu ada kesempatan untukmu lagi dan lagi, tidak pernah ada lelah untuk terus memilihmu. Tapi kalau takdir dan kamu memilih orang lain untuk bersama, aku bisa apa?

Apoteker Cilik 2016

Hulla, Let me tell you about our final project, jadi final project kita itu adalah apoteker cilik, apcil sendiri sebagai pelengkap rangkaian kaderisasi jurusan farmasi. Setelah melewati rangkaian kaderisasi dari awal berupa opak, terus LK1, dilanjut Farmasi Gathering dan terakhir Apoteker Cilik. Apoteker cilik sebagai final project ini baru diadain lagi setelah dua tahun vakum. Jadi di angkatan 2014 & 2015 itu enggak ada Apcil, terakhir ada di 2013, dan tahun ini kita kebagian diadain lagi apcil ini. Waktu kumpul di forum(?) gatau apa namanya, pokoknya ada agenda setiap rabu "duduk bareng kader ber7an", di situ dibahas kalau kita udah harus mulai bentuk panitia buat apcil itu, nah akhirnya kita ngumpul tuh di balkon seangkatan selesai kuliah, dipilih deh tuh ketuanya siapa pake Voting, terus sama wakilnya juga. Terus terpilih deh Fadi sebagai Ketua Pelaksana dan Sari wakilnya. Terus si Fadi milih Bendahara dan Sekretaris seenak telunjuknya aja😂 wkwk hasil ...