Skip to main content

Dear 2025

Terima kasih ya, untuk semua lelah dan bahagia di tahun ini. Walau aku banyak kehilangan, meskipun aku menangis lebih banyak kali ini, tapi rasanya tidak seburuk 2 dan 3 tahun lalu.

Entah mungkin karena aku sudah terbiasa, mungkin juga karena aku sudah melewati yang lebih buruk dari ini atau mungkin, kali ini aku menerima dan memilih untuk mengeluarkan rasa sakitnya.

Kehilangan tiga kali berturut-turut, dua kucingku, yang di tahun terbawahku saat itu selalu menemani sedihku, tahun ini tugasnya selesai, mereka kini berlarian di jembatan pelangi, berbahagia. Dan Dia yg kupikir akan menjadi akhir, tapi justru malah berakhir.

Aku bertanya-tanya, apa yang sedang disiapkan di depan sana untukku, sampai jalannya seperti ini? Jika semua ini adalah balasan atas luka yang sengaja maupun tidak sengaja kubuat kepada orang lain, aku terima, semoga setelah ini luka mereka bisa sembuh dan berbahagia. Agar bila tiba saatnya aku bahagia, aku tidak berbahagia di atas luka mereka, dan agar bahagiaku tidak juga diiringi dengan kesedihan. 

Dan semoga, aku akan selalu memilih untuk tetap hidup, di antara riuhnya keinginan untuk berhenti, agar aku bisa sampai pada giliranku bahagia.

–Aulia

Popular posts from this blog

Pelangi Setelah Hujan

Haiii,  sudah lama sekali aku tidak menulis, sampai rasanya hampir lupa bagaimana caranya merangkai kata. Tapi kali ini aku ingin menyimpan cerita ini –agar suatu hari nanti, mungkin bertahun-tahun dari sekarang, aku masih bisa kembali membacanya dan mengingat perjalanan ini. Beberapa tahun terakhir terasa seperti rangkaian kehilangan yang datang tanpa jeda. Satu per satu orang yang begitu dekat dalam hidupku pergi –Papa, seseorang yang pernah kucintai, juga beberapa teman yang dulu terasa begitu berarti. Semuanya terjadi hampir bersamaan, seolah hidup tiba-tiba menarik begitu banyak hal dariku sekaligus. Tapi yang paling sulit adalah ketika Papa pergi. Sampai sekarang pun, rasanya masih sulit dijelaskan. Ada ruang kosong yang tidak pernah benar-benar bisa terisi lagi. Aku sering bertanya-tanya bagaimana seharusnya aku menjalani hidup setelah itu. Rasa rindu datang hampir setiap saat –tiba-tiba saja muncul di tengah hari yang biasa. Tapi yang bisa kulakukan hanya mendoakan, karena ...

Last October

Aku selalu berharap bisa bersamamu seterusnya, sama seperti Sore yg akan selalu memilih Jo lagi dan lagi, begitupun kamu, akan selalu ada kesempatan untukmu lagi dan lagi, tidak pernah ada lelah untuk terus memilihmu. Tapi kalau takdir dan kamu memilih orang lain untuk bersama, aku bisa apa?

Apoteker Cilik 2016

Hulla, Let me tell you about our final project, jadi final project kita itu adalah apoteker cilik, apcil sendiri sebagai pelengkap rangkaian kaderisasi jurusan farmasi. Setelah melewati rangkaian kaderisasi dari awal berupa opak, terus LK1, dilanjut Farmasi Gathering dan terakhir Apoteker Cilik. Apoteker cilik sebagai final project ini baru diadain lagi setelah dua tahun vakum. Jadi di angkatan 2014 & 2015 itu enggak ada Apcil, terakhir ada di 2013, dan tahun ini kita kebagian diadain lagi apcil ini. Waktu kumpul di forum(?) gatau apa namanya, pokoknya ada agenda setiap rabu "duduk bareng kader ber7an", di situ dibahas kalau kita udah harus mulai bentuk panitia buat apcil itu, nah akhirnya kita ngumpul tuh di balkon seangkatan selesai kuliah, dipilih deh tuh ketuanya siapa pake Voting, terus sama wakilnya juga. Terus terpilih deh Fadi sebagai Ketua Pelaksana dan Sari wakilnya. Terus si Fadi milih Bendahara dan Sekretaris seenak telunjuknya aja😂 wkwk hasil ...