Skip to main content

Selama ini kamu lebih dari cukup, juga lebih dari baik. Meskipun kamu tidak sebaik ini, aku tidak pernah ragu untuk memilihmu, hari ini, kemarin, sembilan tahun atau bahkan tiga belas tahun yang lalu. Akan selalu kamu. 

Aku tidak memintamu kembali, juga tidak ingin membuatmu merasa bersalah.

Isi kepalaku riuh, terlalu banyak kalimat yang ingin aku sampaikan, hingga akhirnya justru tidak ada satu kalimat pun yang bisa aku rangkai. Tapi aku mengutip sebuah tulisan, yang menurutku bisa mewakili riuhnya isi kepalaku

Semoga kelak kamu akan menemukan damai yang dulu gagal kau temukan bersamaku, 

Aku mengakui satu hal, mungkin aku bukan tempat paling nyaman untukmu bertahan. Bukan tempat dimana kamu bisa merasa aman. 

Mungkin aku bagian yang membuatmu lelah, membuat langkahmu ragu, membuat hatimu ingin menyerah. Dan mungkin harusnya kau buang aku jauh-jauh sejak awal.

Untuk itu aku minta maaf. 

Bukan untuk mengubah masa lalu, tapi untuk bertanggung jawab atas peranku dalam kisah yang tidak berhasil kita selamatkan.

Hari ini aku benar-benar melepaskan, meski bukan dengan hati yang utuh, tapi dengan keberanian terakhir yang aku punya.

See you when I see you. 

Popular posts from this blog

Pelangi Setelah Hujan

Haiii,  sudah lama sekali aku tidak menulis, sampai rasanya hampir lupa bagaimana caranya merangkai kata. Tapi kali ini aku ingin menyimpan cerita ini –agar suatu hari nanti, mungkin bertahun-tahun dari sekarang, aku masih bisa kembali membacanya dan mengingat perjalanan ini. Beberapa tahun terakhir terasa seperti rangkaian kehilangan yang datang tanpa jeda. Satu per satu orang yang begitu dekat dalam hidupku pergi –Papa, seseorang yang pernah kucintai, juga beberapa teman yang dulu terasa begitu berarti. Semuanya terjadi hampir bersamaan, seolah hidup tiba-tiba menarik begitu banyak hal dariku sekaligus. Tapi yang paling sulit adalah ketika Papa pergi. Sampai sekarang pun, rasanya masih sulit dijelaskan. Ada ruang kosong yang tidak pernah benar-benar bisa terisi lagi. Aku sering bertanya-tanya bagaimana seharusnya aku menjalani hidup setelah itu. Rasa rindu datang hampir setiap saat –tiba-tiba saja muncul di tengah hari yang biasa. Tapi yang bisa kulakukan hanya mendoakan, karena ...

Last October

Aku selalu berharap bisa bersamamu seterusnya, sama seperti Sore yg akan selalu memilih Jo lagi dan lagi, begitupun kamu, akan selalu ada kesempatan untukmu lagi dan lagi, tidak pernah ada lelah untuk terus memilihmu. Tapi kalau takdir dan kamu memilih orang lain untuk bersama, aku bisa apa?

Apoteker Cilik 2016

Hulla, Let me tell you about our final project, jadi final project kita itu adalah apoteker cilik, apcil sendiri sebagai pelengkap rangkaian kaderisasi jurusan farmasi. Setelah melewati rangkaian kaderisasi dari awal berupa opak, terus LK1, dilanjut Farmasi Gathering dan terakhir Apoteker Cilik. Apoteker cilik sebagai final project ini baru diadain lagi setelah dua tahun vakum. Jadi di angkatan 2014 & 2015 itu enggak ada Apcil, terakhir ada di 2013, dan tahun ini kita kebagian diadain lagi apcil ini. Waktu kumpul di forum(?) gatau apa namanya, pokoknya ada agenda setiap rabu "duduk bareng kader ber7an", di situ dibahas kalau kita udah harus mulai bentuk panitia buat apcil itu, nah akhirnya kita ngumpul tuh di balkon seangkatan selesai kuliah, dipilih deh tuh ketuanya siapa pake Voting, terus sama wakilnya juga. Terus terpilih deh Fadi sebagai Ketua Pelaksana dan Sari wakilnya. Terus si Fadi milih Bendahara dan Sekretaris seenak telunjuknya aja😂 wkwk hasil ...